Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

8 Tips Memilih Formasi dalam Seleksi CPNS

8 Tips Memilih Formasi dalam Seleksi CPNS
Tips Memilih Formasi dalam Seleksi CPNS - Informasi mengenai seleksi ASN memang begitu membuat penasaran mereka yang tidak lolos atau pun mereka yang akan mendaftar seleksi. Hal ini begitu menyisakan pertanyaan besar mengenai tips dalam memilih formasi CPNS yang efektif dan memberikan peluang lolos cukup besar. 

Mengingat di Indonesia, pekerjaan sebagai seorang ASN dipandang sebagai pekerjaan yang menjanjikan untuk masa depan dan menjamin kehidupan. Misalnya saja dari segi gaji bulanan yang tetap, sering meningkat, adanya jaminan hidup di masa tuanya.

Selain itu, masih banyak alasan lain yang membuat banyak orang mendaftarkan diri sebagai ASN. Inilah alasannya mengapa daftar tes CPNS dinilai cukup sulit dan tidak semua orang beruntung untuk diterima menjadi seorang ASN

Anda harus lolos seleksi yang diberikan, termasuk tes kemampuan akademik, SKD atau Seleksi Kompetensi Dasar, TIU dan sebagainya. Melihat fakta banyaknya pesaing ketika melamar dalam seleksi CPNS, membuat masyarakat akhirnya memilih kursus di bimbel yang tepat agar membantu mereka lolos. Berikut ini caranya. 

Tips Memilih Formasi dalam Seleksi CPNS yang Akan Mempermudah Anda Lolos

1. Mencari Informasi Sebanyak Mungkin

Tips pertama untuk mempermudah Anda dalam memilih formasi CPNS adalah dengan mencari tahu informasi sebanyak mungkin mengenai instansi. Jangan hanya terpaku formasi CPNS hanya di satu daerah saja yang memberikan peluang lolos cukup kecil.

Tetapi carilah juga info mengenai formasi di daerah lain dan sesuaikanlah dengan tingkat pendidikan terakhir Anda saat ini. Kumpulkan semua informasi sebagai bahan pertimbangan, karena untuk seleksi akan muncul banyak formasi di berbagai daerah sesuai tingkat yang dibutuhkan. 

2. Tes Kemampuan Anda

Tes kemampuan dasar bukan hanya bisa dilakukan saat seleksi resmi berlangsung saja, tetapi Anda bisa menguji dan coba belajar seberapa tingkat kemampuan diri yang dikuasai. Anda bisa berpedoman pada buku CPNS yang banyak dijual di toko buku, mencari di internet, atau mendapatkan referensi dari soal tahun tahun sebelumnya. 

Anda perlu mencoba soal-soal yang diberikan untuk mengukur seberapa kemampuan diri sendiri, lalu cek jawaban yang Anda berikan. Ukur kemampuan Anda tersebut dan sesuaikan dengan kebutuhan seleksi CPNS yang adaada melalui tips memilih formasi dalam seleksi CPNS ini. 

3. Sesuai kan Kemampuan dengan Kesempatan Instansi

Anda perlu tahu seberapa besar tingkat peluang instansi, karena masing masing instansi mempunyai standar nilai yang beda untuk meloloskan peserta. Gunakan skor dari tes yang sudah Anda kerjakan, lalu cocokkan lah dengan batas nilai dari formasi yang diinginkan.

Apabila mampu melewati batas tersebut Anda bisa lanjut pada formasi yang dipilih, namun bila sebaliknya lebih baik cobalah di formasi lain. 

4. Memilih Formasi dengan Peluang Besar

Memilih formasi yang masih jarang dipilih oleh orang lain alias lebih minim pendaftar, dirasa memberikan peluang lolos yang lebih besar.

Misalnya saja Anda mendaftar di daerah pelosok, di mana hal ini berkaitan dengan daya saing para pendaftar saat tes CPNS yang masih sedikit. Lain halnya dengan jumlah pendaftar di kementerian atau pun institusi pusat yang memiliki peminat dan daya saing sangat tinggi. 

5. Carilah Latar Belakang Pendidikan Tertentu

Melihat latar belakang pendidikan sangatlah penting, di mana sangat disarankan untuk pilih formasi yang memang spesifik dengan latar belakang pendidikan. Misalnya saja sarjana teknik mesin, kesehatan, hukum, atau bidang ilmu lain yang membutuhkan pengetahuan khusus. Sehingga Anda sudah bisa menyaring pesaing lainnya dalam tes CPNS dan mengurangi saya saing dari bidang lain. 

6. Daftar di Akhir Pendaftaran

Anda tidak perlu terburu-buru saat akan mendaftarkan diri, terutama ketika tes CPNS baru saja dibuka atau belum lama.

Tunggulah beberapa hari setelah pembukaan hingga di akhir jadwal pendaftaran untuk membantu Anda dalam melihat seberapa besar daya saing di formasi tersebut. Memilih mendaftar di akhir  sangat penting dipertimbangkan, supaya bisa kembali memilih di formasi lain dengan daya saing rendah. 

7. Instansi dengan IPK Tinggi

Bukan hal baru jika beberapa instansi memang memiliki syarat pendaftaran dengan IPK berbeda, misalnya saja menetapkan batas minimal yang cukup tinggi. Anda bisa memilih instansi yang memerlukan nilai IPK tinggi agar bisa mengurangi pesaing dari nilai IPK rendah dan IPK tinggi yang mendaftar. 

8. Menyesuaikan antara Bakat dan Minat

Tidak ada salahnya Anda memilih formasi yang sesuai dengan bakat dan minat dibandingkan terpaksa mengikuti tes CPNS yang tidak diinginkan. Apalagi jika hanya diminta orangtua untuk mengikuti tes seleksi di formasi yang tidak diinginkan dan tidak sesuai bakat. Hal ini lebih baik dari pada Anda merasa terpaksa bergabung sehingga mengesampingkan faktor kenyamanan maupun performa saat sudah bekerja.

Tips memilih formasi dalam seleksi CPNS di atas dapat meningkatkan peluang Anda lolos di formasi yang didaftarkan. Oleh karena itu, pertimbangkan beberapa hal sebelum memilih satu yang tepat. 

Post a Comment for "8 Tips Memilih Formasi dalam Seleksi CPNS"